A desire, dream and promise (part 2)

Apakah cerah harimu?
Dalam jarak yang membentang jauh, sejuta rindu terengkuh
Adakah harapan baru dalam harimu?
Adakah hangat dalam kepak sayap,
dalam cinta yang mungkin belum sempat kita ungkap?

Saya hanya ingin berusaha menjadi wanita yang teguh pendirian, yang selalu kuat menghadapi badai.
Meski dikecewakan oleh kesabaran,
Tapi saya yakin,
Saya tidak akan pernah dikhianati oleh kebahagiaan.

Kata orang, hidup itu sungguh sulit dan berat,
Tapi saya katakan, tersenyumlah..
Cukuplah kesulitan itu diatas langit saja.

Seorang bijak pernah berkata dalam syair :
Ketika musim dingin menutup pintu rumahmu dan hujan salju mengepungmu, nantikanlah datangnya musim semi, dan bukalah jendelamu lebar-lebar agar angin menghembuskan udara segar ke dalam rumahmu. Lihatlah sekawanan burung di angkasa yg kembali bernyanyi dengan merdunya. Lihat pula matahari yg tengah memancarkan sinarnya yg keemasan di sela-sela cabang pepohonan. Semua itu memberikan kehidupan yg baru, impian baru dan hati yg baru pula.

Jangan kamu pergi ke tengah padang pasir untuk mencari pohon yg indah. Sebab, kamu tidak akan menemukannya selain kesunyian. Lihatlah pohon-pohon yg indah yg menaungimu dengan kerindangannya, membahagiakanmu dengan buah-buahannya dan menghiburmu dengan nyanyiannya.

Janganlah kamu mengingat hari kemarin dan apa yg merugikanmu di hari itu. Sesungguhnya usia, bersama gugurnya dedaunan, tidak akan pernah kembali lagi. Bersama musim semi yang baru, akan tumbuh daun-daun yg lain. Maka, lihatlah daun-daun yg menutupi wajah langit itu, dan biarkan daun yg gugur itu ke bumi, biarkan dia menyatu dengan bumi. Jika hari kemarin telah menghilang, maka dihadapanmu masih ada hari ini.

Jika hari ini akan mengumpulkan daun-daunnya dan kemudian pergi, maka masih ada hari esok. Janganlah sedih atas hari kemarin, karena dia tidak akan kembali. Jangan pula meratapi hari ini, karena dia pasti pergi. Impikanlah matahari yg bersinar terang esok hari.

Satu hal yang bisa saya maknai dari syair diatas adalah bahwa keindahan dunia dan kebahagiaan hanya bisa dirasakan oleh mereka yang optimis!

(Sudut kamar, Sat, 4-Jun-2011 ; 20:21)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s