Jagung Bakar Brindil di Malam Minggu

Selepas maghrib udara terasa amat sejuk sekali
Begitulah Bogor, tanah yang habis di basahi oleh hujan menjadi sangat nyaman, dingin dan cocok untuk mengurung diri dibawah selimut tebal

Tetapi tidak dengan kami..
Hasrat ingin mencicipi sepotong surabi panas, mengantarkan aku dan suami ku untuk bertandang ke sebuah warung surabi bandung yang ada di kawasan Pemda Bogor, di Jl. Raya Sukahati tepatnya

Sesampainya disana, tanpa perlu berpikir panjang untuk memilah-milih deretan menu variasi surabi yang ada, aku langsung memesan surabi favorit ku, Surabi Mayonaise Coklat.

Lalu, entah angin apa yang membawa, tiba-tiba aku merasa ingin sekali makan jagung bakar seperti yang terpajang pada gambar jenis makanan lainnya yang ada di warung tersebut. Segera aku masukan Jagung Bakar Pedas ke dalam daftar pesanan

Selang beberapa waktu, pesanan ku datang lebih dulu. Surabi Mayonaise Coklat.. nyummyyy!!! nikmat sekali, sudah sejak beberapa minggu yang lalu aku mengidam-idamkan surabi ini. Surabi duren milik suami ku tiba lebih lama, mungkin karena pengunjung cukup ramai saat itu, jadi harus ekstra sabar menunggu pesanan tiba

image

Surabi Duren dan Mayonaise Coklat

mba ini jagung bakarnya” seorang laki-laki menghampiri sambil menyodorkan piringan kecil berisi irisan jagung berwarna kuning dengan toping seperti mayonaise yang membanjiri tiap sisi-sisinya.

Aku menahan napas sejenak, memandang piringan kecil itu.

Rasanya bukan jagung bakar seperti ini yang aku perkirakan, tapi jagung bakar yang bentuknya masih jagungan utuh dengan tusukan kayu di salah satu ujungnya sebagai pegangan.

Aku buang napas, mencoba menerima Jagung Bakar Brindilan ini tanpa mengeluh satu kata pun

image

Inilah wujud si Jagung Bakar itu😦

Sungguh itu adalah jagung bakar yang ada di luar ekspektasi. Kalau sudah begini ceritanya, pasti akan ada rayuan ulang lagi ke suami, untuk bisa mendapatkan jagung bakar yang bentuknya memang sebuah Jagung Bakar seperti yang aku mau, bukan Jagung Bakar Brindilan dengan saos mayonaise seperti itu.hehehe

Memang ada-ada saja pikiran si ibu hamil ini *nunjukdirisendiri*

Karena kondisi fisik suami ku yang sedang tidak fit, kami pun memutuskan untuk pulang. Tanpa menghabiskan si Jagung Bakar Brindil tersebut tentunya (ketawan bete-nya bangett :p)

Tetapi paling tidak ngidam surabi sudah terlaksana dengan baik tanpa kurang satu apapun, semoga nanti Elang ngga ileran yah, kan sudah terpenuhi keinginannya makan surabi😉

Bergegas kami meluncur kembali ke rumah, suhu udara yang rendah memaksa kami untuk segera berlindung di bawah selimut.. selamat bermalam minggu!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s