Cerita Anakku, Si Calon Bayi Berumur 27 Minggu “Ayo, terawang wajahku!”

I’m Boy, I’m Baby Boy

boy

Lihatlah! ini Punya-ku… Mana punya kalian? huehehehehehehehe

Ini sudah yang ke-4 kalinya aku dinyatakan “Anak LAKI-LAKI” oleh Om Dokter.

Aku memang tidak pernah malu-malu untuk menunjukkan “itu” ke Om Dokter, Ayah dan Bunda kalau sedang diperiksa, tapi kalau Om Dokter sudah mencari-cari muka-ku, hmmmmmmm..aku langsung beraksi menutup dengan tanganku, atau ngumpet di balik tali pusat. Jadi sampai saat ini, bentuk wajahku sepenuhnya masih aku rahasiakan. Sabar yaaa Ayah Bunda, ini Kejutan selanjutnya!

Tapi, kalau kalian penasaran, coba terawang wajahku seperti apa…

27 minggu

Yang pastinya sih, aku bayi yang tampan dan keren seperti Ayah-Ku, Pintar dan Manis seperti Bunda.hehehehe kan aku anak mereka berdua, jadi wajahku campuran antara keduanya.hihihhihihi

Bagaimana? Udah bisa dibayangkan belum?

Kalau belum, disimpan dulu saja yah rasa penasarannya😛

Berat badanku sudah mencapai 1046 gram, sudah dua kali lipatnya dari yang kemarin. Minggu depan, aku sudah mulai memasuki trimester yang terakhir. Wah! itu berarti tidak akan lama lagi aku bisa melihat dunia, melihat Ayah, melihat Bunda.. aku sudah tidak sabar menunggu hari itu.

Aku sering berlatih menarik napas, mungkin Bunda ikut merasakan bagaimana perutnya tiba-tiba berkedut-kedut mendadak, atau aku sering dengar Bunda bilang “Perutnya Uget-ugetan”. Yaaa, aku sedang berlatih bunda, berlatih bernapas. Walau aku masih bernapas didalam air dan tidak di udara, tapi teman-temanku di dalam rahim bilang bahwa ini adalah latihan yang bagus ketika nanti lahir. Selain itu aku juga suka membuka dan menutup mataku, bahkan jika aku sedang terjaga aku juga suka mengisap ibu jari ku. Hehehehe apa kalian mau lihat?

ahh jangan deh, nanti kalian gemes lagi lihat tingkahku, aku kan bayi yang pandai!😀

Bundaku semakin sering mengajakku berbicara. Bicara apaaaaa saja. Aku senang sekali, Bunda sangat komunikatif.

Oya, yang aku rekam dari omongannya Bunda, Pada suatu waktu Bunda bicara seperti ini :

“Elang sayang, elang mau keluar dari perut bunda kapan? Bagaimana kalau bulan Februari aja? biar ulang tahun kita sama.hehehehe tapi terserah Elang sih, mau keluar kapan. Bunda hanya berharap Elang tumbuh sehat dan saat lahir nanti juga dalam keadaan sehat wal afiat tanpa kurang satu apapun. Bunda selalu minta dan berdoa sama Allah untuk kesehatan Elang”

Aku menyimaknya dengan baik

“Kalau nanti udah waktunya mau keluar, Elang jangan ragu-ragu yah! Biar Bunda atau Elang sama-sama ngga sakit. Oke! Setuju ga sayang?”

Bunda mengajakku bicara, mengajakku untuk bekerjasama saat persalinan nanti. Bundaaaa, aku dengar semua ucapan Bunda kok. Kalau bunda bisa lihat aku, aku langsung menganggukan kepalaku, aku setuju sekali!

Aku minta kepada Yang Menciptakanku ini, agar Bunda dan Aku selalu dilindungi dan dilancarkan sampai nanti waktunya, aku bisa menghirup udara di Dunia, sampai nanti Bunda bisa menimang Tubuh Mungilku didalam pelukannya. Amin

Love Ayah dan Bunda :*

Cerita Si Calon Bayi Berumur 27 minggu

-Elang-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s